Empat Bahan Dasar Lokal untuk Masa Depan

Empat Bahan Dasar Lokal untuk Masa Depan

Pada artikel sebelumnya, kita sudah membahas banyak hal seputar gluten, diantaranya :

Jika Anda sudah berhasil membaca sampai artikel ini, selamat!

Itu artinya Anda siap move on menuju hidup sehat, membantu kemajuan pangan lokal Indonesia, dan menabung bahagia untuk masa tua.

Sebelum menjawab pertanyaan yang sering ditanyakan sepanjang artikel yaitu, “tepung apa yang bisa menggantikan peran terigu?” kita akan berkenalan terlebih dahulu dengan aneka jenis tepung non gluten, produk pangan lokal Indonesia. Ada apa aja ya?

Tepung beras

Tepung beras merupakan tepung yang terbuat dari beras yang dihaluskan. Tepung ini berwarna putih dengan tekstur yang halus dan lembut daripada tepung ketan.

Tepung beras biasanya diolah menjadi aneka kue tradisional seperti kue lapis, kues cucur, putung mayang, bubur dimsum dan banyak lagi. Sayangnya, tepung ini hanya dapat digunakan untuk membuat olahan kue tertentu saja, sangaat terbatas.

Tepung mocaf

Mocaf adalah singkatan untuk Modified Cassava Flour. Seperti namanya, tepung ini terbuat dari ubi kayu atau singkong yang dimodifikasi dengan teknik fermentasi mengggunakan mikroba.

Tepung ini memiliki warna lebih putih dari tepung gaplek. Sayangnya, adonan tunggal tepung ini menghasilkan adonan yang berbau, pucat dan aftertaste kuat.

Tepung sagu

Tepung sagu adalah tepung yang terbuat dari bagian tengah pohon sagu yang dikeruk, dihaluskan, diendapkan, dikeringkan, kemudian dihaluskan.

Karakter tepung sagu mirip tapioka namun lebih kering. Tepung sagu dapat diolah menjadi kue rangi, ongol-ongol sagu, sagu keju, lompong sagu dan banyak lagi.

Tepung maizena

Tepung maizena atau sering disebut sebagai tepung pati jagung, merupakan jenis tepung yang terbuat dari pati tanaman jagung.

Biasanya tepung maizena memiliki warna hampir kekuningan yang lebih pucat dan keruh dari terigu serta tekstur yang kesat di tangan.

Sebenarnya ada banyak lagi contoh tepung bebas gluten seperti tepung hunkwe, tepung talas, tepung ganyong, tepung sorghum dan lain sebagainya.

Terbukti ya, Indonesia memiliki pangan lokal yang sangat melimpah, sayang sekali jika tidak dimanfaatkan, bukan?

Namun, tepung non gluten yang tersedia belum mampu menggantikan terigu jika pemakaiannya tunggal.

Artinya tepung beras, mocaf, sagu dan maizena tidak menghasilkan adonan sebagus terigu jika digunakan sendiri-sendiri. Adonan tunggal tepung bebas gluten cenderung menghasilkan adonan yang berbau, pucat, tidak mengembang, dan aftertaste yang terlalu kuat.

Keempat tepung tersebut perlu dicampur agar menghasilkan tekstur adonan seperti terigu.

Oleh karena itu, atas dedikasi untuk menjaga kesehatan dan memajukan pangan lokal, Lokalloka hadir sebagai solusi. Dengan formulasi yang dikembangkan selama 9 tahun, lokalloka sebagai tepung bebas gluten serbaguna kini siap menggantikan posisi terigu di dapur Anda.

Sekarang Anda mulai melirik Lokalloka dan mulai bertanya, sebagus apa sih tepung bebas gluten satu ini? Penjelasan berikut mungkin bisa menjawab pertanyaan Anda : https://lokalloka.com/

Yuk, Bagikan kebaikan:

Apa pendapatmu?

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan Kolom bertanda * wajib diisi