Ibarat Serigala Berbulu Domba

bismillah

Ibaratnya serigala berbulu domba, jika ada sesuatu yang terlihat enak, tapi ternyata berbahaya.

Persis ketika seseorang pada jam tanggung, lewat pedagang gorengan yang belum pernah ia beli sebelumnya.

Ia melihat gorengan yang baru masak, aromanya lezat, kulitnya mengkilap, terlihat renyah, ada bunyi ‘kress’ ketika digigit.

Pokoknya, bikin ngiler.

Sebelum beli, ia sempet ragu. Tapi, karena sudah keburu ngiler, apa boleh buat.

Langsung, ia sikat 2 potong molen, 2 potong bakwan, dan 1 tempe goreng.

Tidak lupa cabe rawit, biar makannya seru 😆.

Memang bawaannya lapar, 5 potong langsung tandas.

Semua baik-baik saja, sampai ia merasakan ada yang mengganjal di tenggorokannya.

Tenggorokannya jadi seret.

Ia kemudian berpikir, tadi pagi ia makan bubur. Masa, sih, bubur bikin seret?

Biasanya, sih, yang bikin gini = gorengan.

Akhirnya, ia teringat kang gorengan yang baru pertama kali beli.

Mungkin, asalnya ketidaknyamanan ini dari sana.

Tentu saja, ini hanya kisah. Tidak ada sangkut pautnya dengan tokoh atau tempat tertentu.

dan tidak semua tukang gorengan seperti itu.

Ada juga yang ‘bersih’ tanpa meninggalkan ganjelan di tenggorokan.

Walaupun, ini bukan kisah nyata, tapi rupanya, ini banyak terjadi di banyak tempat.

Gorengan yang terlihat enak, meninggalkan jejak tidak enak di tenggorokan.

Ibarat serigala berbulu domba.

Mungkin, Anda pernah mendengar tentang penjaja gorengan yang kurang bertanggung jawab.

😖 Minyak jarang diganti, sampai warnanya hitam pekat.

😖 Bahkan, ada yang memasukkan plastik ke penggorengan. Biar tetap renyah walaupun dingin katanya.

😖😖😖

Sebagian kasus pernah diangkat di TV swasta nasional.

Mungkin, Anda juga pernah mendengarnya.

Mungkin, Anda mulai bayangkan Anda pernah mengalami kejadian serupa.

Bagi kami pribadi, kami lebih memilih bikin sendiri di rumah.

Dengan bikin di rumah, kita punya kontrol penuh atas olahan yang kita buat:

👑 Minyak? Pakai yang baru, yang masih jernih.

👑 Bahan bisa pakai bahan yang paling segar, bukan yang kemarin-kemarin.

👑 Akhirnya tidak meninggalkan yang mengganjal, kecuali: “Ih, enak. Kurang banyak bikinnya,” 😏

Sekarang, bikin jajanan pasar GF bukan impian 👉 https://lokalloka.com/jpgf/

Yuk, Bagikan kebaikan:

Apa pendapatmu?

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan Kolom bertanda * wajib diisi